Rabu, 30 November 2016

Eco- Diaper: Save Environment With Your Baby

Dosen: Abdul Malik Firdaus,S.Kel.,M.I.L
Author: Erina Rizky



Eco-Diaper adalah popok bayi ramah lingkungan yang terbuat dari kain. Popok ini dapat di cuci dan di pakai kembali dan daya tahan popok ini sampai 3 bulan keatas. Selama ini, popok sekali pakai sangat boros dan menyumbang penebangan pohon karena bahan bahan dari popok sekali pakai ialah bahan yang diambil dari muka bumi. Dengan eco-diaper ini, dapat diharapkan kita dan buah hati dapat berpartisipasi dalam menerapkan pola hidup hijau (go-green)


                                                                                      


Eco-diaper juga tersedia dalam berbagai pilihan desain dan warna yang menarik dilengkapi dengan kancing dan perekat sehingga tidak mudah lepas saat dipakai. Bentuk dan ukurannya pun bermacam-macam yang dapat disesuaikan dengan tubuh si buah hati. Dibutuhkan sekitar 15-20 popok kain guna memenuhi kebutuhan bayi. Oleh karena itu bisa dikatakan jika bahwa eco-diaper lebih hemat dari popok bayi sekali pakai karena dapat dicuci dan dipakai lagi. Eco-diaper juga dapat disimpan dan digunakan kembali untuk anak kedua Anda. Pengeluaran untuk membeli popok bagi anak kedua pun menjadi berkurang dan lebih murah. Menggunakan Eco-diaper berarti Anda mengurangi sampah yang dibuang


Keunggulan:
- Ramah lingkungan
- Hemat
- Tahan sampai 3 bulan
- Bahan lembut dan aman sehingga tidak menyebabkan ruam di kulit bayi
- Mudah dicuci

Kerugian:
- Harus mencuci popok untuk di pakai kembali karena daya serap kurang dibandingkan popok pada umumnya
- Popok yang lebih tebal dari popok yang biasanya maka tidak sepenuhnya praktis dibawa kemana mana
- Butuh waktu cukup lama untuk kering
- Karena dibersihkan dengan mencuci dan tingkat metabolisme bayi yang cepat maka boros air dan deterjen

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan jika Anda menggunakan Eco-diaper:
  • Popok kain yang basah terkena urine bayi bisa langsung ditaruh di keranjang pakaian kotor, tapi popok kain yang kotor karena feses harus dibersihkan terlebih dahulu. Anda bisa menyemprotkan popok dengan campuran air dan baking soda untuk mengendalikan bau.
  • Ketika mencuci popok kain, pisahkan dengan pakaian lain dan gunakan detergen lembut bersifat hypoallergenic yang aman digunakan oleh kulit sensitif dan tidak menimbulkan reaksi alergi. Gunakan air panas dan dibilas minimal dua kali. Jangan gunakan pelembut pakaian yang dapat menimbulkan ruam pada bayi dengan kulit sensitif.
  • Selalu mencuci tangan setelah mengganti popok bayi untuk mencegah penyebaran kuman.
Dapat diharapkan kedepannya untuk eco-diaper dapat mengganti bahan menjadi bahan mudah kering dan tidak terlalu tebal sehingga mudah dibawa kemana mana.